Hetalia: Axis Powers - Norway

Minggu, 21 Mei 2017

HIDROSFER

Hasil gambar untuk hidrosfer


A. Pengertian Hidrosfer

Hidrosfer adalah lapisan air yang ada di permukaan bumi. Kata hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti air dan sphere yang berarti lapisan. Hidrosfer di permukaan bumi meliputi danau, sungai, laut, lautan, salju atau gletser, air tanah dan uap air yang terdapat di lapisan udara.



B. Siklus Hidrologi

Jumlah air di bumi ini tetap, tidak berubah. Jumlah air yang tetap dan selalu bergerak dalam satu lingkaran peredaran membentuk suatu siklus yang dinamakan siklus hidrologi, siklus air, atau daur hidrologi. Nah, berdasarkan lama peredaran air, siklus hidrologi dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu siklus pendek, sedang, dan panjang.

ATMOSFER

Hasil gambar untuk atmosfer


Atmosfer adalah lapisan gas yang melingkupi sebuah planet, termasuk bumi, dari permukaan planet tersebut sampai jauh di luar angkasa. 
Atmosfer Bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%), uap air, dan gas lainnya. Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari Matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara siang dan malam. 75% dari atmosfer ada dalam 11 km dari permukaan planet.

Berikut ini adalah bentuk lapisan lapisan yang menyelimuti bumi :

Lapisan Troposfer

Lapisan yang berada pada jarak 0 sampai dengan 12 kilo meter dari muka bumi ini merupakan lapisan yang paling dasar dan dekat dengan bumi. Maka lapisan inilah yang paling menjaga dan menstabilkan keadaan bumi. Beberapa kegunaan dari lapisan ini adalah :

STRUKTUR BUMI


struktur bumi

A.Inti Bumi
Inti bumi merupakan lapisan bumi paling dalam, sebagian besar inti bumi tersusun dari besi (90%) dan nikel (8%).Inti bumi dibagi menjadi dua sublapisan,yaitu inti luar dan inti dalam

  
1.Inti luar (Outer Core)
Inti luar berwujud cair karena tidak dapat dilalui gelombang sekunder.Ketebalannya mencapai 2160 km.Suhu inti mencapai 2200 C



2.Inti Dalam (Inner Core)
Inti dalam diduga berwujud padat yang tersusun dari besi atau campuran padat yang tersusun dari besi besi atau campuran besi dan nikel (nife) dengan kerapatan sekitar 10g/cm3. Ketebalan lapisan ini sekitar 1320 km.Suhu inti dalam mencapai 4500 C



Minggu, 09 April 2017

Pembentukan Bayangan pada Lensa Cekung

Lensa Cekung
1)    Benda terletak lebih jauh dari titik pusat kelengkungan lensa ( 2F1 )
Bayangan yang terbentuk bersifat maya, tegak, diperkecil, dan terletak di antara O dan F1


2)    Benda terletak di antara titik pusat kelengkungan lensa (2F1 ) dan titik fokus lensa (F1)

Pembentukan Bayangan pada Lensa Cembung


Lensa Cembung
1)    Benda terletak lebih jauh dari titik pusat kelengkungan lensa  ( 2F2 ).
Bayangan benda terletak di antara F1 dan 2F1, membentuk bayangan nyata, terbalik dan diperkecil.

Pembentukan Bayangan pada Cermin Cembung


  • cermin cembung memiliki sifat yang dapat menyebarkan cahaya (divergen). Dengan demikian, jika terdapat berkas-berkas cahaya sejajar mengenai permukaan cermin cembung, maka berkas-berkas cahaya pantulnya akan disebarkan dari satu titik yang sama.
  • ketiga sinar istimewa pada cermin cembung tersebut adalah :
1.Sinar yang datang sejajar dengan sumbu utama akan dipantulkan seolah-olah berasal dari titik fokus (F).
Sinar yang datang sejajar sumbu utama akan dipantulkan seolah-olah dari titik fokus
2.Sinar yang datang menuju titik fokus (F) akan dipantulkan sejajar sumbu utama.
Sinar yang datang seolah-olah menuju fokus akan di pantulkan sejajar sumbu utama 

3.Sinar-sinar yang menuju titik pusat kelengkungan ( C ) akan dipantulkan seolah-olah berasal dari titik pusat kelengkungan tersebut.
Sinar yang datang menuju pusat kelengkungan akan dipantulkan kembali melalui sinar itu juga. 

  • Video Pembelajaran


Sumber :
https://belajar.kemdikbud.go.id/SumberBelajar/tampilajar.php?ver=12&idmateri=103&lvl1=4&lvl2=4&lvl3=0&kl=10


Pembentukan Bayangan pada Cermin Cekung



Hasil gambar untuk pembentukan bayangan pada cermin cekung

  • Cermin cekung merupakan cermin yang terbentuk dari suatu bola. Dengan lapisan sebelah dalam yang berfungsi sebagai cermin. Jarak cermin terhadap titik pusat bola pembentuknya disebut jari-jari.
  • Sifat-sifat :
1.  mengumpulkan sinar (konvergen)2.  memiliki jari-jari kelengkungan (R) dan titik api/jarak fokus (f) yang bernilai positif, karena letak R dan f terletak di depan cermin.